Toko Budi di Pasar Buku

Perhelatan Jagongan Media Rakyat (JMR) 2016 akan semakin semarak dengan kehadiran Toko Budi di ajang Pasar Buku pada 21-24 April 2016. Toko Budi ini akan menjadi ruang display sekaligus interaksi produk dan pelaku buku alternatif di Yogyakarta yang jarang atau bahkan tidak ada di toko buku pada umumnya. Mulai beroperasi pada akhir 2015, Toko Budi merupakan upaya pengembangan buku-buku indie dari Eka PoCer (Pojok Cerpen/ Penerbit OAK) dan Irwan Bajang (Indie Book Corner).

Selain menggelar Toko Budi, gelaran Pasar Buku dalam JMR 2016 kali ini juga akan membahas diskusi  bertajuk “Penerbit Alternatif, Distribusi Alternatif, dan Pasar Alternatif”. Diskusi yang diselenggarakan kerja bareng Radiobuku, Indie Book Corner (IBC) dan Pojok Cerpen ini akan berlangsung Jumat, 22 April 2016 pukul 16.00-18.00 WIB  di ruang Televisi. Hadir sebagai narasumber Eka dari Pojok Cerpen (Penerbit OAK), Irwan Bajang (Indie Book Corner), dan M. Fairuz Mumtaz (Radio Buku).

Menjadi berbeda adalah pilihan. Beberapa penerbit di Yogyakarta memilih untuk menjadi berbeda dengan menerbitkan, mendistribusikan, dan memasarkan  buku-buku alternatif tersebut. Hal inilah yang nampaknya menjadi latar belakang diusungnya tajuk diskusi tersebut. Penerbitan alternatif berarti menerbitkan berdasar tema yang disukai atau membantu menerbitkan karya perseorangan, berkomunikasi langsung dengan publik atau bahkan menjadi bagian dari publik itu sendiri, serta membangun jalur bagi pemasarannya sendiri.